mattrik.org

MATTRIK "Masyarakat Transportasi Teknologi Listrik" adalah wadah berkumpulnya masyarakat yang mendukung, menggunakan dan mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

Masyarakat Transportasi Teknologi Listrik

Masyarakat Transportasi Teknologi Listrik

Upcoming Events

Business and Markets in a Climate of Change Date: 22 April – 23 April 2008, Singapore

The human race is pushing our planet towards the edge of disaster by flooding land, sea, and air with pollution and by over use of our

Link Selanjutnya...
Pandangan Umum PDF Cetak E-mail

Selama 100 tahun lebih minyak bumi telah menjadi sumber energi yang menggerakan ekonomi dunia. Sumber energi tersebut hanya akan bertahan selama 30-40 tahun dari sekarang karena tidak dapat diperbaharui dan berkelanjutan. Tanpa harus menunggu sampai 30-40 tahun tersebut, masalah multi dimensi akibat sumber daya yang tidak berkelanjutan tersebut sudah mulai timbul dari sekarang, mulai dari agresi militer dan konflik international, naiknya harga BBM sampai dengan perubahan iklim global dan tingginya polusi di kota- kota besar.

Tanpa strategi pengelolaan dan penggunaan energi yang baik, bangsa Indonesia akan memasuki masalah ketahanan energi nasional yang sangat berbahaya. Masalah energi ini juga dihadapi oleh bangsa-bangsa yang lain sehingga pada saat ini semua negara berusaha keras untuk melepaskan diri dari ketergantungan akan minyak bumi dengan dua cara: (a) mengembangkan sumber energi berkesinambungan dan (b) effisiensi penggunaan energi.

Situasi energi di Indonesia lebih mengancam dari data diatas, saat ini cadangan minyak Indonesia tinggal 9 milliar barel, dengan konsumsi sekitar 0,45 milliar barell per tahun akan habis dalam 18 sampai 20 tahun dari sekarang. Sektor transportasi adalah sektor yang paling banyak menggunakan minyak bumi. Berbagai teknologi telah dikembangkan untuk menggantikan teknologi mesin bakar yang menggunakan minyak bumi. Diantaranya adalah teknologi kendaraan listrik baterai, kendaraan listrik hydrogen, kendaraan listrik hibrida, bio diesel & bio-ethanol.

Saat ini semakin jelas dan terbukti bahwa generasi kendaraan pengganti kendaraan ber basis BBM selain biofuel adalah kendaraan listrik baterai. Hal ini bisa terjadi akibat adanya terobosan teknologi kunci dalam kendaraan listrik yaitu teknologi baterai Lithium kapasitas besar selama 2 tahun terakhir. Teknologi Lithium tersebut memungkinkan kendaraan listrik memiliki jarak tempuh hingga 300km sebelum pengisian listrik berikutnya. Singkat kata persaingan era kendaraan listrik akan segera dimulai.

 

1.1 Pokok permasalahan utama

1.1.1 Ketahanan energi nasional.

Dunia sekarang ini sedang memasuki 'puncak era minyak bumi dimana konsumi

minyak bumi hampir mencapai puncaknya dan disisi lain penemuan sumber minyak baru menurun drastis. Hal tersebut menimbulkan krisis ketahanan energi bagi bangsa sehingga tidak bisa melepaskan ketergantungan akan minyak bumi yang berdampak sangat fatal mulai dari masalah ekonomi, transportasi, sosial, politik dan hankam.

Prediksi para ahli bahwa Indonesia akan menjadi net-importir minyak bumi sekitar tahun 2008 ternyata meleset. Indonesia pertama kali menjadi net-importir minyak bumi pada bulan Maret 2005 dan berdampak sangat buruk bagi APBN dan pembangunan ekonomi. Sebuah kenyataan yang sangat pahit bagi sebuah negara anggota OPEC dimana seharusnya mendapatkan keuntungan yang sangat banyak disaat harga minyak bumi melambung tinggi. Hal tersebut adalah akibat dari kurangnya strategi pemerintah yang bersifat antisipatif sehubungan dengan produksi energi (baik minyak bumi atau alternatif) dan effisiensi penggunaan energi terutama di sektor transportasi yang merupakan sektor terbesar pemakai BBM. 

1.1.2 Pencemaran Lingkungan.

Permasalahan rutin yang selalu dihadapi masyarakat Indonesia setiap harinya adalah tingginya tingkat kemacetan dan polusi. Polusi gas CO & timbal dari kendaraan BBM mengakibatkan masalah pernafasan, gangguan sistem reproduksi sampai penurunan tingkat intelektual terutama pada anak-anak. Biaya dan kerugian yang dihitung dari buruknya tingkat kesehatan masyarakat Indonesia tanpa disadari telah mencapai puluhan trilliun rupiah setiap tahunnya. Disamping itu masih banyak lagi kerugian tidak langsung yang sulit dihitung seperti penurunan kualitas SDM bangsa Indonesia dari segi ketahanan fisik, produktifitas dan tingkat intelektual. Kerugian tidak langsung tersebut akan menjadi ancaman bagi kualitas SDM bangsa di masa depan. Ekonomi yang kuat hanya akan terbentuk dari bangsa yang sehat.

1.1.3 Kongesti Transportasi Dalam Kota

Ruang umum terbuka di Indonesia didominasi oleh kendaraan bermotor pribadi roda empat serta tidak berorientasi pada manusia, sepeda dan kendaraan umum. Sedangkan data menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia tidak memiliki kendaraan bermotor. Akibatnya mobilisasi bangsa Indonesia menjadi sangat tidak praktis dan effisien. Kongesti berat di dalam kota pun tidak dapat dihindari. Kongesti tersebut membuat effisiensi penggunaan energi menjadi sangat rendah. Contoh terbaik dari infrastruktur yang berorientasi pada manusia adalah kota Copenhagen, Amsterdam dan Bogota Columbia. Dimana masyarakat kota-kota tersebut dapat bepergian secara praktis, nyaman, aman dan effisien dengan berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan kendaraan umum.

 

1.2 Alternatif kendaraan berkelanjutan.

Berbagai teknologi alternatif kendaraan berkelanjutan telah di kembangkan sejak puluhan tahun diantaranya adalah teknologi kendaraan listrik baterai, kendaraan listrik hydrogen, kendaraan listrik hibrida, bio diesel & bio ethanol.

Disaat pemerintah Amerika sedang gencar menaruh harapan besar dan mendukung pengembangan kendaraan listrik hydrogen, kendaraan listrik Lithium semakin jelas akan segera memulai peranan utamanya sebagai pengganti era transportasi mesin bakar. Hampir semua produsen utama otomotif berlomba memamerkan dan mempersiapkan produksi kendaraan baterai lithium dalam waktu dekat ini. Dengan kapasitas yang besar, waktu pengisian ulang yang singkat serta umur pakai baterai yang panjang, baterai Lithium menjawab semua kendala pada generasi baterai sebelumnya Ni-Mh yang digunakan pada mobil-mobil hybrid.

Kendaraan listrik memiliki effisiensi energi yang paling tinggi dibandingkan dengan kendaraan mesin bakar konvensional. Pada mesin bakar 85% lebih dari energi yang dihasilkan terbuang menjadi panas, gerak dan gesekan komponen. Hanya sekitar 15% yang dapat dikonversikan menjadi energi kinetik penggerak kendaraan. Sedangkan pada kendaraan listrik justru terjadi kebalikannya dimana sekitar 88% energi yang dipakai dikonversikan menjadi energi kinetik penggerak kendaraan. Sehingga untuk menggerakan sebuah kendaraan dengan bobot yang sama, kendaraan listrik memerlukan energi yang jauh lebih sedikit dan juga tidak mengeluarkan polusi kendaraan sama sekali.

Teknologi kendaraan listrik baterai dipercaya akan dengan cepat berkembang dan mendominasi sebagai pengganti era transportasi mesin bakar, hal ini dikarenakan teknologi kendaraan listrik batterai memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan teknologi alternatif lainnya.

Pertama, penggunaan transportasi listrik akan memberikan effisiensi rata rata dua kali lipat lebih efisien daripada penggunaan transportasi berbasis mesin bakar.

Kedua, sumber energi transportasi listrik jauh lebih flexible dibandingkan dengan teknologi mesin bakar. Sumber energi bisa didapatkan dari sumber berbasis fosil seperti batubara, minyak bumi dan gas ataupun sumber energi terbaharui seperti tenaga air, angin, surya, biofuel, sampah, panas bumi dan lain lain tanpa harus merubah teknologi pada kendaraan. Flexibilitas ini sangat memperkuat ketahanan energi nasional dengan melepaskan ketergantungan akan satu sumber energi dan beralih pada sumber energi yang lain pada saat dibutuhkan.

Ketiga, penggunaan transportasi listrik akan mengembalikan kualitas udara dalam kota karena kendaraan listrik tidak mengeluarkan gas sisa pembakaran. Jika energi listrik yang dipakai didapat dari sumber yang berkesinambungan yang tanpa emisi dalam prosesnya, maka terjadilah mobilitas yang 100% berkelanjutan dari segi energi dan lingkungan. Jika pada tahap awal energi listrik yang digunakan masih didapatkan dari proses konversi energi fosil maka akan tetap terbentuk polusi, akan tetapi polusi tersebut akan jauh lebih kecil, jauh dari kepadatan penduduk dan lebih mudah dikendalikan.

 


Joomla 1.5 Templates by Joomlashack